"Kami sangat mengapresiasi positif kedatangan Majelis Ahlul Qohwa Kediri Pesantren Al-Falah. Kami berharap kehadiran para santri dari tanah Jawa ini dapat memberikan manfaat terhadap perkembangan Pesantren An-Nasyiin dan Pesantren Tahfidz Al-Quran An-Nasyiin," ujar Pengasuh Pesantren An-Nasyiin, Kiai Ach. Fauzi Hasbullah dalam sambutannya.
| Pesantren An-Nasyiin dan Al-Falah Ploso Bangun Ukhawah Mahadiyah (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pesantren An-Nasyiin dan Al-Falah Ploso Bangun Ukhawah Mahadiyah
Salah satu perwakilan dari Majelis Ahlul Qohwa R. Moh. Kholil Mubarok Fauzi menyampaikan, santri adalah insan meniritas yang telah memberikan sumbangsih besar kepada bangsa Indonesia. Bangsa ini akan menjadi baldatun toyyibatun warabbun ghafur jika yang menjaga, mempertahankan dan memiliharanya memiliki pendidikan dan pengetahuan agama Islam."Pendidikan Islam tersebut sebagai dasar membangun bangsa ini dan juga keteguhan dan keikhlasan yang haqiqi, hal itu sebagian besar dimiliki oleh kaum santri," imbuhnya.
Attauhidiyyah Giren
Salah satu Pengurus Pesantren An-Nasyiin Moh. Supandi berharap, dengan adanya studi komperatif ini dapat membangun hubungan mahadiyah secara berkesinambungan. Tujuannya, dalam rangka mengasah hazanah keilmuan dan juga membangun pontensi-potensi para kaum santri, khususnya santri Pesantren An-Nasyiin. (Hairul Anam/Fathoni)Dari Nu Online: nu.or.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar