Selasa, 16 Januari 2018

Mahasiswa Staimafa Daur Ulang Sampah Bersama Warga Gabus

Pati, Attauhidiyyah Giren. Mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Agama Islam Mathali’ul Falah (Staimafa) bersama masyarakat di tempat mereka mengabdi, mencoba mengolah sampah non organic menjadi kerajinan tangan. Mereka mengawalinya dengan memilah mana sampah yang bisa diolah dan sampah yang tidak bisa diolah.

Mahasiswa Staimafa Daur Ulang Sampah Bersama Warga Gabus (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa Staimafa Daur Ulang Sampah Bersama Warga Gabus (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa Staimafa Daur Ulang Sampah Bersama Warga Gabus

Mereka bersama warga desa Gabus kecamatan Gabus kabupaten Pati memilih sampah untuk didaur ulang ketimbang mengonggok tidak berguna. Sejumlah produk yang terbuat dari sampah plastik dan kaleng bekas hasil kerajinan tangan mereka siap dipasarkan.

Karya mereka antara lain tas, dompet, tempat ballpoint, tempat tisu, kantong, wadah buku, dan sejenis suvenir lainnya. Sedangkan sampah jenis organik dijadikan pupuk kompos yang bahannya dari sayur-sayuran, sisa makanan, dedaunan serta buah-buahan busuk.

Attauhidiyyah Giren

“Selain bisa mendapatkan keuntungan atas penjualan sampah yang sudah didaur ulang, sampah juga menjadikan lingkungan, bersih, elok, indah, udara menjadi segar dan menjadikan hidup sehat,” kata korlap KKN Wawan.

Attauhidiyyah Giren

Wawan berharap kegiatan ini menginspirasi desa sekitar yang ada di kecamatan Gabus. Pasalnya, selain berdaya guna ekonomis pengelolaan dan daur ulang sampah dengan benar menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan. (Siswanto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Attauhidiyyah Giren PonPes Attauhidiyyah Giren

Tidak ada komentar:

Posting Komentar