Rabu, 22 Desember 2010

Penting, Dakwah dengan Tulisan

Bantul, Attauhidiyyah Giren. Dakwah, selain dilakukan dengan lisan, penting juga dengan tulisan. Dengan menulis, da’i mampu memberikan pengalaman dakwahnya kepada publik, sehingga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

Demikian disampaikan KH Munawir AF, saat menerima silaturahim aktivis dakwah Kodama (Korp Dakwah Mahasiswa), di ndalemnya Krapyak Bantul, Yogyakarta, Rabu (8/5).

Penting, Dakwah dengan Tulisan (Sumber Gambar : Nu Online)
Penting, Dakwah dengan Tulisan (Sumber Gambar : Nu Online)

Penting, Dakwah dengan Tulisan

“Menjadi da’i harus juga menjadi penulis, biar aktivitas dakwahnya bisa menjadi pelajaran buat generasi masa depan,” kata kiai yang Mustasyar PWNU DIY ini.

Attauhidiyyah Giren

Bagi Kiai Munawir, semangat menulis jangan sampai padam. Dengan menulis, maka spirit dakwah akan menjadi abadi. Kisah dakwah para kiai akan “selesai” kalau tidak ditulis. Dengan ditulis, maka bisa melahirkan semangat berkobar bagi lahirnya generasi da’i masa depan yang lebih progresif.

Attauhidiyyah Giren

Ia juga menuturkan, contoh dakwah dengan tulisan yang paling sederhana menceritakan kealiman guru. Ia mengaku setiap membuka akun Facebook, selalu menulis kisah-kisah gurunya, di antaranya KH Ali Maksum, yang sangat menginspirasi jalan hidupnya.

“Dengan menulis kisah-kisah Mbah Ali Maksum dan Krapyak, semoga menjadi inspirasi dan ibroh buat sesama,” pungkasnya.

Redaktur         : Abdullah Alawi

Kontributor     : Jamil dan Rokhim

Dari Nu Online: nu.or.id

Attauhidiyyah Giren Nahdlatul, Daerah, Pertandingan Attauhidiyyah Giren

Kamis, 16 Desember 2010

PBNU Akan Bikin Aplikasi Amaliah-Amaliah NU

Jakarta, Attauhidiyyah Giren. Sebagai upaya untuk meningkatkan kemudahan warga NU mengakses amaliah NU yang telah menjadi tradisi seperti bacaan Ratibul Attash, Simtut Dhuroor, Maulid Dibaa, dan lainnya, PBNU akan membuat versi aplikasinya yang nanti bisa diunduh secara gratis di sistem operasi android (google play) maupun di sistem operasi iphone (appstore). 

PBNU Akan Bikin Aplikasi Amaliah-Amaliah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Akan Bikin Aplikasi Amaliah-Amaliah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Akan Bikin Aplikasi Amaliah-Amaliah NU

Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini menjelaskan, langkah ini merupakan upaya untuk mempermudah akses mengingat kebutuhan masyarakat tentang permasalahan agama semakin besar, apalagi seiring dengan klaim-klaim kebenaran satu pihak sehingga masyarakat menjadi bertanya dan berusaha mencari informasi lebih lanjut. 

Masalah keagamaan juga bagian dari layanan yang akan diberikan, seperti pembahasan bid’ah. “Dari berbagai masalah, yang paling mengerucut kan apakah bid’ah itu. Itu kan hal-hal yang menambahkan sesuatu yang tidak dikerjakan oleh rasul, dianggap berlebihan atau menimbulkan kesesatan,” tandasnya.

Attauhidiyyah Giren

Ia menjelaskan, kalau shalat subuh 2 rakaat ditambah satu rakaat yang ngak boleh. Ini melebih-lebihkan sesuatu yang dianggap qot’i. Tapi kalau silaturrahmi kemudian doa bersama. Sepanjang melahirkan maslahah ya tidak ada masalah. 

“Tidak berarti semua yang tidak dikerjakan nabi adalah sesuatu yang kita singkirkan. Ini harus diedukasi masyarakat ini. Kita harus hadir. Jangan mempersulit diri untuk hadir.” 

Attauhidiyyah Giren

Ditambahkannya, NU akan menyebarkan informasi tentang NU dan amaliahnya melalui banyak kanal di dunia maya karena tidak selalu satu kanal, meskipun sudah diakses banyak orang, bisa menjangkau semuanya. 

“Misalnya twitter kan mempermudah akses informasi kepada publik. Ini sepertinya kecil, tapi maknanya besar. Kita memulai dari sesuatu yang kecil, yang akan menjadi besar. Langkah orang besar kan dimulai dari sesuatu yang kecil. Jadi jangan penah merasa kecil atas tindakan yang kita lakukan, siapa tahu ini menjadi langkah besar bagi orang lain.” (Mukafi Niam) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Attauhidiyyah Giren Nusantara, Fragmen Attauhidiyyah Giren