Kamis, 23 Juli 2009

STAINU Jakarta Jalin Kerjasama dengan UIN Jakarta

Jakarta, Attauhidiyyah Giren. Dalam rangka memperkuat kapasitas kelembagaan, Sekolah Tinggi Agama Islam NU (STAINU) Jakarta menjalin kerjasama dengan Fakultas Dirosah Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penandatanganan naskah kerjasama dilaksanakan di ruang rapat FDI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis, (26/5).

STAINU Jakarta Jalin Kerjasama dengan UIN Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
STAINU Jakarta Jalin Kerjasama dengan UIN Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

STAINU Jakarta Jalin Kerjasama dengan UIN Jakarta

Aris Adi Leksono, Wakil Ketua STAINU Jakarta Bidang Kerjasama menjelaskan bahwa ruang lingkup kesepahaman adalah pemberian beasiswa pendidikan pascasarjana bagi lulusan STAINU Jakarta. Selain itu, kerjasama sama ini melingkupi pertukaran dosen, forum ilmiah bersama, penerbitan jurnal, serta pengabdian masyarakat.

Dr Hamka Nasir yang mewakili Fakultas Dirosah Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sambutannya menyambut baik kerjasama yang digagas bersama. "Kami haturkan terima kasih atas kerjasama yang terjalin, semoga bisa memberikan manfaat untuk bersama-sama mengabdi untuk bangsa melalui dunia pendidikan," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerjasama ini secara institusi akan sangat bermanfaat dan memiliki point dalam akreditasi, baik nasional dan internasional.

Hadir dalam penandatanganan MoU tersebut, Arif Rahman, M.Pd (Puka II STAINU Jakarta), PTIQ, dan sejumlah universitas dan sekolah tinggi dari Jabodetabek, Jawa Barat, dan Bawean Jawa Barat. Red Mukafi Niam

Attauhidiyyah Giren

Dari Nu Online: nu.or.id

Attauhidiyyah Giren

Attauhidiyyah Giren Amalan, Nahdlatul Attauhidiyyah Giren

Sabtu, 18 Juli 2009

Habib Luthfi: Gunakan Manajemen Islam Damai

Semarang, Attauhidiyyah Giren. Ribuan jamaah memadati lapangan Sepak Bola Kliwon Ngaliyan Semarang Majelis Dzikir Maulidin Nabi Ngaliyan, Ahad (24/2) dalam acara pengajian akbar bertema “Maulid Nabi Muhammad SAW: Kita Pelihara, Akhlak, Sabar dan Takwakal.”

Kegiatan dihadiri tim hadroh dan para habib se-Semarang, sehingga ribuan jamaah memenuhi lapangan sambil menikmati Hadroh shalawat dan sambutan pengajian oleh Habib Jafar. Dalam pengajian akbar maulid Nabi Muhammad tersebut di isi oleh Habib Luthfi bin Ali Yahya dari Pekalongan.

Habib Luthfi: Gunakan Manajemen Islam Damai (Sumber Gambar : Nu Online)
Habib Luthfi: Gunakan Manajemen Islam Damai (Sumber Gambar : Nu Online)

Habib Luthfi: Gunakan Manajemen Islam Damai

Kelahiran Nabi Muhammad sangat layak untuk diperingati. Akan tetapi dalam memperingati Nabi Muhammad tidak hanya waktu kelahiran Nabi Muhammad melainkan tiap hari, bulan maupun tahun, kata Habib Luthfi.

Attauhidiyyah Giren

“Nabi Muhammad sendiri memperingati hari kelahirannya dengan cara melakukan tirakat dan puasa. Ia adalah suri teladan yang baik, dan teladan atau ushwah itulah yang sulit kita laksanakan,” kata Habib.

Meski Muhammad adalah orang suci namun ia selalu melakukan tazkiyah an-Nafs dan tazkiyah Qulub.Ia selalu mensucikan hati dan nafsunya, selayaknya cara-cara penyucian dengan teladan yang baik tersebut menjadi contoh bagi kita dan kunci untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Attauhidiyyah Giren

Islam dibawa ke bumi Nusantara dengan baik dan damai. Namun acara-acara televisi dalam menontonkan kisah-kisah wali selalu dibumbu-bumbui dengan pertengkaran dan kesaktian.

“Sesungguhnya para wali memberikan contoh teladan dari Nabi, bukan melalui kesaktian namun dengan manajemen Islam yang damai. Islam dibawa melalui contoh dan kegemaran masyarakat, sehingga Islam mudah menyebar di Indonesia,” tutur Habib Luthfi.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Lukni Maulana

Dari Nu Online: nu.or.id

Attauhidiyyah Giren Tegal Attauhidiyyah Giren