Ketua Panitia pelaksana H Murwanto mengatakan Peringatan haul ini bertujuan mendoakan KH R. Asnawi sebagai tokoh pejuang dan pendiri Nahdlatul Ulama asal Kudus. Haul juga dimaksudkan untuk meneladani dan mengenang kiprah dan perjuangannya.
| Haul KH R. Asnawi Diperingati (Sumber Gambar : Nu Online) |
Haul KH R. Asnawi Diperingati
"Pelaksanaan haul KH R. Asnawi selalu diperingati pada tanggal 24 jumadil akhir setiap tahun dimana 54 tahun silam hari itu KHR. Asnawi wafat," ujarnya kepada Attauhidiyyah Giren.Attauhidiyyah Giren
Ia menjelaskan, peringatan haul dimulai pukul 05.00 Tahtiman Al Quran bin Nadhor dilanjutkan Tahlil Umum pukul 15.30 WIB di Komplek makam Sunan Kudus dan pengajian Umum pukul 19.30 WIB. Sejumlah Tokoh di Kudus diundang hadir termasuk Mustasyar PBNU KH. Syaroni Ahmadi akan menyampaikan Maudhoh Hasanah.Attauhidiyyah Giren
"Semua acara untuk umum maka kami berharap masyarakat umum khususnya warga NU bisa menghadiri rangkaian kegiatan haul ini," pintanya.KH R. Asnawi lahir di kampung Damaran, Kudus pada tahun 1281 H (+1861 M), beliau termasuk keturunan ke-14 dari Sunan Kudus (Raden Ja’far Shodiq) dan keturunan ke-5 dari Kyai Haji Mutamakin seorang wali yang Kramat di desa Kajen Margoyoso Pati, yang hidup pada zaman Sultan Agung Mataram. Beliau KH R. Asnawi juga termasuk salah satu pejuang dan pendiri NU.
Tepat hari Sabtu Kliwon tanggal 25 Jumadil Akhir 1378 H, bertepatan tanggal 26 Desember 1959 M, tepatnya jam 03.00 fajar, Mbah Asnawi telah dipanggil pulang ke rahmatullah dalam usia ke 98 tahun. Makamnya terletak di Komplek Makam Sunan Kudus tepatnya dibelakang masjid Al Aqsho menara Kudus.
Salah satu peninggalannya adalah Pondok pesantren Raudhatuth Thalibin Bendan Kerjasan Kudus yang digunakan kegiatan haul setiap tahunnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Qomarul Adib
Dari Nu Online: nu.or.id
Attauhidiyyah Giren Kajian Sunnah Attauhidiyyah Giren
Tidak ada komentar:
Posting Komentar