Ia menyampaikan hal itu dalam mauidhoh hasanah di Pengajian Haul ke-116 Kiai Sholeh Darat di halaman masjid Darat Semarang, Jumat (15/7) malam.
| Jangan Sampai Manusia Kalah Mulia dari Anjing (Sumber Gambar : Nu Online) |
Jangan Sampai Manusia Kalah Mulia dari Anjing
Kiai muda alumnus Pondok Pesantren Padaan Podorejo Ngaliyan Semarang, menjelaskan, anjing itu binatang yang setia dan sangat patuh. Jika diberi makan dan perhatian oleh majikannya, dia sangat taat dan bersedia melakukan apa saja untuk mengabdi pada majikannya. Bahkan rela mengorbankan nyawanya untuk melindungi atau membela sang majikan maupun anggota keluarga majikannya.Sedangkan manusia, kata Kiai Hafid, sering durhaka dan berpaling dari Allah. Malas beribadah dan tidak menaati perintah Allah. Bahkan berbuat maksiat dan melakukan dosa tanpa malu atau sesal. Padahal sudah diberi hidup dan penghidupan oleh Allah. Sudah diberi rezeki, kesehatan jasmani dan rohani, serta diberi anugerah berlimpah.
Attauhidiyyah Giren
"Manusia macam itu tentu tidak pantas merasa lebih mulia dari anjing. Dia kalah mulia dari binatang yang dianggap hina," katanya padda ceremah menggantikan KH Munif Muhammad Zuhri Girikusumo Demak yang berhalangan. (Ichwan/Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar