Rabu, 14 Februari 2018

Ini Tanggapan Kiai Said Terkait Usul Penghapusan Sidang Itsbat

Jakarta, Attauhidiyyah Giren - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj (Kiai Said) menyatakan keberatan atas usul penghapusan tradisi sidang istbat 1 Ramadhan dan 1 Syawwal yang digelar Kementerian Agama. Menurut Kiai Said, sidang seperti ini justru menunjukan keterbukaan pemerintah dalam mengakomodasi kepentingan pelbagai ormas Islam.

“Jangan dong. Pokoknya hal-hal yang bermanfaat itu jangan dibubarkan,” kata Kiai Said kepada Attauhidiyyah Giren sesaat setelah melakukan teleconference dengan tim rukyatul hilal Lembaga Falakiyah NU di pelbagai daerah, Jumat (26/5) sore.

Ini Tanggapan Kiai Said Terkait Usul Penghapusan Sidang Itsbat (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Tanggapan Kiai Said Terkait Usul Penghapusan Sidang Itsbat (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Tanggapan Kiai Said Terkait Usul Penghapusan Sidang Itsbat

Kiai Said dengan tegas menolak usul penghapusan sidang istbat. Pasalnya, kemaslahatan dari usul penghapusan itu sendiri tidak tampak jelas. Sementara tradisi sidang itsbat itu sendiri mengandung kemaslahatan yang jelas.

“Hal-hal yang dibubarkan itu yang tidak bermanfaat,” kata Kiai Said.

Attauhidiyyah Giren

Sebelumnya, usul penghapusan sidang istbat 1 Ramadhan dan 1 Syawwal datang dari Komisi VIII DPR RI. Menurut anggota DPR ini, penetapan awal bulan perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman dan teknologi mutakhir yang dapat memprediksi awal bulan hijriyah secara stabil lebih dini. (Alhafiz K)

Attauhidiyyah Giren

Dari Nu Online: nu.or.id

Attauhidiyyah Giren RMI NU Attauhidiyyah Giren

Tidak ada komentar:

Posting Komentar