Kamis, 09 November 2017

IPPNU Bojonegoro Sosialisasi Pedoman Organisasi ke Anak Cabang

Bojonegoro, Attauhidiyyah Giren. Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Bojonegoro berkomitmen meningkatkan kemampuan administratifnya. Hal itu tampak dari digelarnya pelatihan dan sosialisasi administrasi selama dua hari di Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin (YPPRT) Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

IPPNU Bojonegoro Sosialisasi Pedoman Organisasi  ke Anak Cabang (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Bojonegoro Sosialisasi Pedoman Organisasi ke Anak Cabang (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Bojonegoro Sosialisasi Pedoman Organisasi ke Anak Cabang

Panitia pelatihan administrasi, Faidhotur Rohmah mengaku, kegiatan yang digelar Sabtu dan Ahad (24-25/1) itu dimaksudkan agar terjadi keseragaman administrasi IPPNU di berbagai tingkatan.

"Pelatihan administrasi ini untuk sosialisasi PPOA (Pedoman Peraturan Organisasi dan Administrasi), serta menyeragamkan administrasi dari PP (Pimpinan Pusat) sampai PK (Pimpinan Komisariat) dan PR (Pimpinan Ranting)," jelasnya.

Attauhidiyyah Giren

Pelatihan administrasi yang pertama ini mengambil tema "Tertib Administrasi, Tingkatkann Bergining Organisasi". Sekitar 40 peserta dari Pimpinan Anak Cabang IPPNU se-Kabupaten Bojonegoro berpartisipasi dalam sosialisasi tersebut.

"Dengan diadakannya kegiatan ini pngurus PAC dapat menertibkan admnistrasi organisasi dan ditransfer ke PR/PK masing-masing," harap mahasiswa STAI Sunan Giri Bojonegoro itu.

Attauhidiyyah Giren

Pemateri dalam pelatihan ini dari pengurus Pimpinan Wilayah (PW) IPPNU Jawa Timur dan juga alumni PC IPPNU Bojonegoro. "Pasca pelatihan, ada tindak lanjut dari kegiatan untuk memantapkan materi yang didapat," imbuhnya.

Para peserta pelatihan tampak sangat antusias mengikuti materi. Dalam acara pembukaan, turut hadir jajaran pengurus PCNU Bojonegoro, Badan Otonom NU (Banom) setempat, serta pengurus yayasan  dan para undangan lainnya. (M. Yazid/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Attauhidiyyah Giren Makam, Nahdlatul Ulama, Cerita Attauhidiyyah Giren

Tidak ada komentar:

Posting Komentar