Selasa, 07 November 2017

Bupati Gagas Jombang sebagai Kampung Kitab Kuning

Jombang, Attauhidiyyah Giren

Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Jombang sedang menggagas kampung kitab kuning untuk daerah yang dipimpinnya tersebut. Hal itu disampaikannya saat menyambut kunjungan Tim Ekspedisi Islam Nusantara dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke Jombang di aula pendopo setempat. Selasa pagi (19/4).

"Saat ini kita sudah mulai menggagas Kabupaten Jombang sebagai kampung kitab kuning," katanya.

Bupati Gagas Jombang sebagai Kampung Kitab Kuning (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Gagas Jombang sebagai Kampung Kitab Kuning (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Gagas Jombang sebagai Kampung Kitab Kuning

Menurut orang nomor satu di kota santri ini, gagasan kampung kitab kuning tersebut adalah salah satu ciri khas utama yang harus dimiliki Jombang, lantaran sebagai kota santri.

Sementara munculnya gagasan demikian, ia mengungkapkan, pihaknya terinspirasi dengan sejumlah daerah yang memiliki potensi SDM yang memadai serta wadah pengembangan potensi tersebut. Hal itu juga didukung oleh nilai kesejarahan dan letak geografis Jombang adalah tumpuan para santri dan ulama.

Attauhidiyyah Giren

"Kalau Kediri dikenalnya dengan kampung Inggris, maka Jombang akan dikenal dengan kampung kitab kuning," imbuhnya.

Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk efektivitas gagasan itu. "Kita juga sudah koordinasi perihal ini," ungkapnya.

Dalam perkembangannya, ia berharap nilai manfaat dari rencana itu bisa dirasakan oleh warga Jombang. "Dengan demikian, Jombang akan semakin dikenal identitasnya," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Attauhidiyyah Giren

Attauhidiyyah Giren Habib, IMNU, AlaSantri Attauhidiyyah Giren

Tidak ada komentar:

Posting Komentar