Sabtu, 05 Agustus 2017

Habib Abu Bakar: Shalawat yang ‘Dipamerkan’ Tetap Diganjar

Jepara, Attauhidiyyah Giren. Habib Abu Bakar Assegaf, pemimpin majelis cinta Allah dan Nabi (Macan) mengapresiasi langkah lurah Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang mengadakan kegiatan rutin maulid nabi di kediamannya.

Habib Abu Bakar: Shalawat yang ‘Dipamerkan’ Tetap Diganjar (Sumber Gambar : Nu Online)
Habib Abu Bakar: Shalawat yang ‘Dipamerkan’ Tetap Diganjar (Sumber Gambar : Nu Online)

Habib Abu Bakar: Shalawat yang ‘Dipamerkan’ Tetap Diganjar

Apresiasi itu disampaikannya dalam Gebyar Bangsri Bershalawat dalam rangka Selapanan Malam Sabtu Wage dan Sedekah Bumi Desa Bangsri bertempat di kediaman lurah Desa Bangsri kabupaten Jepara, Jumat (15/09/2017) malam.

Habib Abu Bakar mengatakan bahwa petinggi yang cinta maulid merupakan ahli syafaat. Apalagi di Kecamatan Bangsri, Jepara, simpul-simpul shalawatan bertebaran di berbagai tempat.?

Kepada ribuan jamaah ia mengemukakan fadhilah doa yang tanpa shalawat itu bainas sama’ wal ardl, antara langit dan bumi.?

“Tetapi jika doa ada shalawatnya 1 kali saja Allah akan memberi 10 kali pahalanya,” jelasnya.?

Attauhidiyyah Giren

Habib juga memaparkan, shalawat mempunyai kelebihan daripada ibadah yang lain. “Kelebihannya ketika dipamerke (dipamerkan), diramekke (diramaikan), hatta riya’ tetap diganjar Allah SWT,” terang Habib Abu Bakar.?

Attauhidiyyah Giren

Katanya, dipamerkan kepada khalayak saja mendapat pahala, apalagi yang membiayai jelas memperoleh pahala yang berlipat ganda. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)





Dari Nu Online: nu.or.id

Attauhidiyyah Giren Lomba, News Attauhidiyyah Giren

Tidak ada komentar:

Posting Komentar