| Penguatan NU Indonesia Timur Sangat Dibutuhkan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Penguatan NU Indonesia Timur Sangat Dibutuhkan
Pendapat ini disampaikan Sekretaris Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) H Nurul Yakin Ishaq di Jakarta, Jumat (22/3).Yakin menyatakan, berdasarkan pengalaman LDNU berkunjung ke beberapa daerah seperti Maluku, Papua Barat, dan Gorontalo, kebutuhan tersebut nyata dan NU penting hadir untuk menyebarluaskan karakter Islam yang damai.
Attauhidiyyah Giren
”Sebab ahlussunnah wal jamaah yang dikembangkan NU ini berpijak pada prinsip tasammuh (toleransi), tawassuth (moderasi), dan tawazun (kesemimbangan),” tegasnya.Attauhidiyyah Giren
Seperti di Ambon, sambung Yakin, beberapa masjid terbengkalai dan kecenderungan untuk membuat kampung eksklusif berdasarkan agama tertentu cukup kuat. ”Mungkin ini sisa-sisa ekses dari kerusuhan yang pernah memanas di daerah ini,” imbuhnya.Menurut Yakin, gerakan Islam garis keras yang dulu turut serta dalam konflik di sana hingga kini masih aktif menyebarluaskan paham mereka yang rentan akan merusak kerukunan masyarakat. ”Padahal perbedaan adalah suatu keniscayaan. Dan itu dilindungi oleh konstitusi."
LDNU baru-baru ini menghadiri istighatsah kubra dan peletakan batu pertama Pesantren Nurul Huda Kobisanto, Seram Utara, Maluku Tengah, Maluku. Acara dengan ribuan peserta ini dihadiri pula Menteri PDT dan para pejabat daerah setempat.
”Timbul kebanggaan di hati saya. Ternyata setelah melintasi perbukitan, sungai, dan hutan belantara, ada NU di sana,” ujar Yakin.
LDNU berharap, Pengurus Wilayah NU (PWNU) Maluku yang baru terpilih dua minggu lalu dapat bekerja maksimal dan mewarnai proses keberagamaan dan kerukunan di bekas wilayah yang terkenal kental dengan konflik bernuansa SARA ini.
Penulis: Mahbib Khoiron
Foto: Kunjung LDNU ke acara Istighatsah Kubra di Seram Utara, Maluku Tengah, Maluku
Dari Nu Online: nu.or.id
Attauhidiyyah Giren Cerita, Tegal Attauhidiyyah Giren
Tidak ada komentar:
Posting Komentar