Menurut Ketua FKMSB Yogyakarta Abd Wafi, peringatan Maulid Nabi termasuk acara tahunan FKSMB. “Kami sebagai alumni pondok seperti menjadi kewajiban tersendiri untuk merayakan Maulid Nabi,” katanya pada peringatan Ahad (11/12).
| FKMSB Yogya Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW (Sumber Gambar : Nu Online) |
FKMSB Yogya Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW
Apalagi, kata dia, di Indonesia, Maulid Nabi menjadi tradisi setiap tahun di kalangan umat Islam, khususnya warga Nahdatul Ulama.Attauhidiyyah Giren
“Dengan adanya peringatan maulid ini, hubungan kami antara sesama anggota semakin solid dan tetap menjunjung tali silaturrhim,” ujarnya.Attauhidiyyah Giren
Hal senada juga disampaikan mantan ketua FKMSB periode 2013-2014 Amin Wjiaya. Menurutnya, Maulid Nabi memperkuat tali silaturrahmi antara angota, senior, dan para alumni pesantren Madura yang berdomisili di Jogja untuk menanamkan nilai-nilai ke-islam-an,” ujarnya.Setelah pembacaan shalawat dan doa bersama selesai, acara dilanjutkan dengan makan bersama.
“Semoga tahun depan kami masih bisa merayakan kembali hari keliharan Nabi Muhammad SAW amin,” ungkap ketua panitia Anis.
Acara tersebut dihadiri kurang lebih 200 orang yang terdiri dari anggota, senior, dan para undangan yang terdiri dari, Keluarga Mahasiswa Sumenep Yogyakarta (KMSY), Keluarga Mahasiswa Pamekasan (KMPY), Keluarga Mahasiswa Sampang Yogyakarta (KMSY), Keluarga Mahasiswa Bangkalan (KMBY), Ikatan Alumni An-Nuqoyah (IAA), Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA), berserta berbagai keluarga besar alumni pesantren Madura yang tinggal di daerah Yogyakarta.
Dua hari sebelumnya jumat malam (9/12) FKMSB Yogyakarta juga telah menyelesaikan khotmil Al-Qur’an dan sekaligus yasinan bersama. (Rudi Santoso/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Attauhidiyyah Giren Cerita, Ulama, Khutbah Attauhidiyyah Giren
Tidak ada komentar:
Posting Komentar