Sebab, kata dia pada saat menjadi pemateri pada pertemuan Forum Komunikasi Pengurus Muslimat NU di Pondok Pesantren Raudlatul Jannah, Mayang, Jember, Jumat (12/5), pendekatan sosial cukup mujarab untuk menyampaikan pesan dakwah.?
| Kini Dakwah NU Mesti dengan Kerja Nyata (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kini Dakwah NU Mesti dengan Kerja Nyata
Menurutnya, pendekatan sosial menjadi penting mengingat kebutuhan masyarakat cenderung mengarah pada "kerja nyata" tersebut. "Mauidzah hasanah juga penting, tapi kerja nyata untuk umat, sungguh sangat diharapkan," ucapnya.Ia menambahkan, saat ini masyarakat masih pragmatis dalam menyikapi sesuatu. Sehingga siapa pun yang memberi manfaat paling besar, terutama dari sisi materi, itulah yang diikuti.?
Buktinya, tidak jarang anggota masyarakat yang asalnya berafiliasi dengan NU, tapi akhirnya pindah haluan. Salah satu penyebabnya adalah karena mereka tergiur oleh kerja nyata tersebut.?
Attauhidiyyah Giren
"Ini harus jadi perhatian kita semua. Sudah banyak warga kita ikut kelompok lain karena sering diberi sembako, pengobatan gratis dan sebagainya," lanjut Ustad Abdul Haris.Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Jember, Nyai Hj. Emi Kusminarni menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi hingga ? tingkat ranting.?
Masing-masing ketua ranting, katanya, minimal bisa mendampingi 5 majelis taklim, agar kegiatan-kegiatannya tetap sesuai dengan ajaran Ahlussunnah wal-Jamaah (Aswaja) ala NU.?
Attauhidiyyah Giren
"Kami juga berpesan agar pengurus Muslimat NU di semua tingkatan bisa mengumpulkan zakat untuk dibagikan kepada mereka yang berhak," urainya. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id
Attauhidiyyah Giren Kajian, Tegal Attauhidiyyah Giren
Tidak ada komentar:
Posting Komentar