Rahmat berpikir, mungkin sikap hormat ini juga akan mendatangkan apa yang disebut berkah. Dia juga teringat beberapa cerita seorang santri yang mempunyai ilmu laduni karena saking hormat kepada kiainya termasuk binatang miliknya.
| Hormat kepada Kiai Lewat Wasilah Ayam (Sumber Gambar : Nu Online) |
Hormat kepada Kiai Lewat Wasilah Ayam
Pada pagi harinya, saat menyapu halaman masjid, tiba-tiba Rahmat melihat seekor ayam jantan milik kiainya lewat di hadapannya.Karena ingat penjelasan kitab yang semalam ia baca, Rahmat pun minggir teratur, menunduk serta memberi hormat pada binatang itu.
Beberapa teman santri hanya mlongo saja melihat kelakukan Rahmat yang begitu ta’dzim kepada ayam lewat, persis seperti ketika sang kiai melintas di hadapan para santri.
Attauhidiyyah Giren
“Mat, ente sedang ngapain,” tanya salah satu santri bernama Ucup.?“Ini ayam milik kiai,” jawab Rahmat.
Seketika itu juga mereka serentak mengikuti gaya si Rahmat dengan hormat pada ayam kesayangan kiainya itu. (Fathoni)
Attauhidiyyah Giren
Dari Nu Online: nu.or.idAttauhidiyyah Giren Nusantara, Tegal Attauhidiyyah Giren
Tidak ada komentar:
Posting Komentar